https://jurnal.stiesultanagung.ac.id/index.php/glow/issue/feedGlow: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2026-01-04T16:12:00+00:00Nana Triapnita Nainggolan, S.E., M.Mnanatriapnita@stiesultanagung.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>Glow: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat</strong>, adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan dua kali setahun (<strong>Juni dan Desember</strong>) yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Ilmu Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung. Jurnal ini meliputi berbagai kajian terkait pengabdian masyarakat dari berbagai bidang ilmu dengan menggunakan dua bahasa (<strong>Inggris dan Bahasa Indonesia</strong>). Fokus dan ruang lingkup pengabdian masyarakat pada jurnal ini diantaranya <em>Collaborative Governance</em>, Pembangunan Partisipatif, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Inklusif, Ekonomi Kreatif, <em>Knowledge Transfer for Community Development</em>, Marketing, Ilmu Manajemen, <em>Sustainable Livelihood</em>, Transfer Teknologi, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, dan Literasi Informasi Digital.</p>https://jurnal.stiesultanagung.ac.id/index.php/glow/article/view/433MEMPERKUAT BISNIS DI ERA DIGITAL: STRATEGI KEBERLANJUTAN DENGAN INOVASI DIGITAL DAN KECERDASAN BUATAN 2026-01-04T16:12:00+00:00Yenny Watiyenny.wati@lecturer.pelitaindonesia.ac.idYusrizal Yusrizalyusrizal.yus@lecturer.pelitaindonesia.ac.idMimelientesa Irmanmimelientesa.irman@lecturer.pelitaindonesia.ac.idFitriyani Fitriyanifitri.yani@lecturer.pelitaindonesia.ac.idNovita Yulia Putrinovitayuliaputri@lecturer.pelitaindonesia.ac.id<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan secara daring pada 4 Oktober 2025, telah berhasil mencapai tujuannya dalam mengatasi tantangan disrupsi global dan rendahnya pemahaman pelaku usaha serta sivitas akademika mitra mengenai inovasi digital dan kecerdasan buatan (AI). Hal ini akan menyebabkan bisnis kesulitan mempertahankan keberlanjutan, kehilangan daya saing, dan tertinggal dalam menghadapi perubahan pasar yang cepat di era digital. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dari Cendekia Community dan Institut Bisnis Dan Teknologi Pelita Indonesia dalam memanfaatkan inovasi digital dan AI untuk keberlanjutan bisnis. Metode pelaksanaan daring melibatkan sosialisasi dan lokakarya interaktif dengan mitra utama Cendekia Community dan Institut Bisnis Dan Teknologi Pelita Indonesia serta partisipasi dari 90 orang peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, angket umpan balik, dan wawancara. Hasil yang dicapai sangat positif yakni terdapat peningkatan hardskill (pengetahuan) sebesar 45% berdasarkan post-test, dan 87% peserta menunjukkan peningkatan softskill (kepercayaan diri dan motivasi) untuk menerapkan teknologi. Kegiatan ini berhasil mendorong intensi adopsi alat digital dan AI, berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional dan nilai ekonomis bagi peserta.</p>2026-01-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Glow: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakathttps://jurnal.stiesultanagung.ac.id/index.php/glow/article/view/353PENYULUHAN GIZI SEBAGAI PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA DALAM PENCEGAHAN GIZI KURANG DAN STUNTING DI DESA TEGALWULUNG 2026-01-04T15:45:28+00:00Sutaip SutaipSutaip@gmail.comAhmad Maulana Yusufahmadmaulana@gmail.comErsita Dwi Liantoersitadwi@gmail.comGiyantolin Giyantolingiyantolin@gmail.com<p>Berdasarkan data WHO pada tahun 2024, tercatat sebanyak 150,2 juta anak yang mengalami gizi buruk. Masalah gizi pada balita masih menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia. Kurangnya pengetahuan orang tua mengenai asupan gizi yang tepat serta stimulasi tumbuh kembang anak menjadi faktor penyumbang terhadap status gizi yang kurang optimal. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang bersifat langsung dan menyentuh aspek edukatif serta praktik di lapangan. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah melalui penyuluhan gizi kepada orang tua untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pola makan seimbang dan kebutuhan nutrisi anak. Metode yang digunakan pada kegiatan penyuluhan ini yaitu ceramah dengan media leaflet dan slide powerpoint dengan alat ukur keberhasilan menggunakan pretest dan postest. Teknik pengambilan sampel adalah metode total sampling, sampelnya adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Desa Tegalwulung Kabupaten Brebes sebanyak 30 orang dipilih secara purposive. Analisis data yang digunakan yaitu uji T. Hasil uji statistik diperoleh nilai T sebesar 6,836 dan p=0,001 yang menunjukkan bahwa adanya keberhasilan edukasi gizi terhadap ibu balita. Edukasi gizi dapat meningkatkan pemahaman ibu balita mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi seimbang serta teknik pengolahan bahan makanan yang tepat untuk mempertahankan kandungan gizinya.</p>2026-01-04T15:45:26+00:00Copyright (c) 2026 Glow: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakathttps://jurnal.stiesultanagung.ac.id/index.php/glow/article/view/431KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DALAM PERSPEKTIF SOSIAL EKONOMI DAN SUMBER AIR BERSIH DI DESA AIR KERUH KECAMATAN RAMBANG, MUARA ENIM2026-01-04T15:57:09+00:00Romauli Sri Rezeki Pangaribuanromaulisri@gmail.comAnnisah Larasaty S.annisahlarasaty@gmail.comKarolina SinurayaKarolina@gmail.comM. Rafly Putra Drafly@gmail.comMifftahul Jannahmiftahul@gmail.comNada Putri Shabirahnadaputri@gmail.comYona Wia sariyonawia@gmail.com<p>Ketahanan pangan merupakan kondisi saat rumah tangga mampu memperoleh pangan yang cukup, bergizi, aman, dan layak secara berkelanjutan untuk mendukung hidup sehat dan produktif. Di daerah pedesaan seperti Desa Air Keruh, ketahanan pangan masih menghadapi tantangan, terutama terkait dengan keterbatasan kondisi sosial ekonomi dan potensi pencemaran sumber air bersih. Keberadaan rumah tangga yang tergolong rawan pangan mengindikasikan bahwa akses terhadap pangan dan air bersih belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik ketahanan pangan rumah tangga berdasarkan kondisi sosial ekonomi dan sumber air bersih. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional deskriptif. Sebanyak 50 responden dipilih secara purposive random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara statistik deskriptif dengan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa 74% rumah tangga tergolong tahan pangan, 18% rawan pangan ringan, dan 8% rawan pangan sedang. Median pendapatan rumah tangga sebesar Rp2.000.000, dengan pengeluaran pangan Rp800.000 per bulan. Mayoritas kepala keluarga bekerja sebagai petani (40%), dan sebagian besar ibu rumah tangga tidak bekerja di sektor formal (58%). Sebanyak 88% rumah tangga menggunakan air sumur gali yang secara fisik tampak layak. Namun, sumber air tersebut tetap menyimpan potensi pencemaran. Temuan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan dipengaruhi oleh kombinasi faktor sosial ekonomi dan akses terhadap air bersih yang layak. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pangan dan sumber daya dasar di tingkat rumah tangga.</p>2026-01-04T15:57:06+00:00Copyright (c) 2026 Glow: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakathttps://jurnal.stiesultanagung.ac.id/index.php/glow/article/view/434PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI WEBSITE NAGI SIPADEH KECAMATAN SANGIR KABUPATEN SOLOK SELATAN 2026-01-04T16:03:06+00:00Ares Albirru Amsalaresalbirruamsal@eb.unand.ac.idLailaturrahmi Lailaturrahmilailaturrahmi@phar.unand.ac.idFelga Zulfia Rasdianafelgazr@ae.unand.ac.id<p>Minuman jahe merah merupakan salah satu produk herbal yang digemari masyarakat Indonesia, termasuk di Sumatera Barat. Melihat potensi tersebut, diperlukan dukungan pengembangan usaha yang mampu menjawab tantangan pemasaran digital. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk memperkuat daya saing UMKM Nagi Sipadeh, produsen minuman jahe merah di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Fokus utama kegiatan adalah membangun website berbasis Google Sites sebagai sarana promosi, pusat informasi produk, dan media komunikasi dengan konsumen. Tahapan pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan melalui observasi dan wawancara, perancangan serta pembuatan website, hingga sosialisasi pengelolaan konten agar dapat digunakan secara mandiri oleh pemilik usaha. Website yang telah dipublikasikan dan diintegrasikan dengan media sosial terbukti meningkatkan visibilitas Nagi Sipadeh secara signifikan di dunia maya. Selain menjadi etalase digital, website ini juga memberikan landasan awal bagi pengembangan usaha jangka panjang. Pembahasan menekankan pentingnya literasi digital, keberlanjutan pengelolaan website, serta dukungan sosialisasi dalam menghadapi tantangan bisnis. Untuk langkah selanjutnya disarankan adanya evaluasi berkelanjutan, peningkatan kapasitas digital marketing, penambahan fitur transaksi daring, serta perluasan jejaring kemitraan guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkesinambungan.</p>2026-01-04T16:03:03+00:00Copyright (c) 2026 Glow: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakathttps://jurnal.stiesultanagung.ac.id/index.php/glow/article/view/432WHATSAPP BUSINESS: STRATEGI OPTIMALISASI PEMASARAN PRODUK UMKM 2026-01-04T16:10:52+00:00Adhi Pradiptyaadhi@usm.ac.idTeguh Ariefiantoroteguh@usm.ac.idElisabeth Rotua Simamoraelisabethrotuas@gmail.ac.idDaniel Teguhdaniel@usm.ac.id<p>Pesatnya perkembangan tren pemasaran yang beralih dari tradisional menjadi pemasaran digital, menimbulkan biaya lebih besar jika tidak dibarengi dengan kemampuan digital. Kurangnya kemampuan pelaku UMKM Kelurahan Kudu, khususnya ibu rumah tangga dalam pemasaran produk menimbulkan penjualan yang tidak optimal. Padahal produk yang dihasilkan sangat menarik dengan kualitas yang terjamin. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk mengadakan pelatihan yang akan meningkatkan keterampilan para pelaku UMKM, terutama ibu rumah tangga, dalam penggunaan teknologi digital serta strategi yang tepat untuk memasarkan produk. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk seminar yang mencakup pelatihan tentang pemasaran dan strategi pemasaran, serta penggunaan whatsapp business guna meningkatkan efisiensi biaya. Hasil kegiatan menunjukkan para peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang strategi promosi online dan mampu membuat akun bisnis pada platform digital whatsapp business. Oleh sebab itu, pendampingan berkelanjutan sangat diperlukan agar UMKM konsisten menerapkan strategi digital marketing agar meningkatkan penjualan dan memperkuat daya saing UMKM.</p>2026-01-04T16:09:53+00:00Copyright (c) 2026 Glow: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat