PENYULUHAN GIZI SEBAGAI PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA DALAM PENCEGAHAN GIZI KURANG DAN STUNTING DI DESA TEGALWULUNG
Abstract
Berdasarkan data WHO pada tahun 2024, tercatat sebanyak 150,2 juta anak yang mengalami gizi buruk. Masalah gizi pada balita masih menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia. Kurangnya pengetahuan orang tua mengenai asupan gizi yang tepat serta stimulasi tumbuh kembang anak menjadi faktor penyumbang terhadap status gizi yang kurang optimal. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang bersifat langsung dan menyentuh aspek edukatif serta praktik di lapangan. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah melalui penyuluhan gizi kepada orang tua untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pola makan seimbang dan kebutuhan nutrisi anak. Metode yang digunakan pada kegiatan penyuluhan ini yaitu ceramah dengan media leaflet dan slide powerpoint dengan alat ukur keberhasilan menggunakan pretest dan postest. Teknik pengambilan sampel adalah metode total sampling, sampelnya adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Desa Tegalwulung Kabupaten Brebes sebanyak 30 orang dipilih secara purposive. Analisis data yang digunakan yaitu uji T. Hasil uji statistik diperoleh nilai T sebesar 6,836 dan p=0,001 yang menunjukkan bahwa adanya keberhasilan edukasi gizi terhadap ibu balita. Edukasi gizi dapat meningkatkan pemahaman ibu balita mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi seimbang serta teknik pengolahan bahan makanan yang tepat untuk mempertahankan kandungan gizinya.
References
Kementrian Kesehatan. (2021). Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tingkat Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota tahun 2021. Buana Ilmu, 2(1).
Kementrian Kesehatan RI. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasa.
Kurniawati, D. (2015). Implementasi Pendidikan Kesehatan Sebagai Sebuah Upaya Untuk Meningkatakan Pengetahuan dan Perilaku Ibu dalam Memberikan ASI Eksklusif. Pengembanagn Pendidikan, 9(2), 432–442.
Marbun, W. M., Iskandar, W., Ayunda, H. M., & Khairunnas, I. (2024). Pengaruh Pengetahuan Gizi Ibu dan Asupan Balita terhadap Status Gizi Balita di Desa Ranto Panyang. Polyscopia, 1(4), 236–241.
Munir, Z., Sholehah, B., & Maghfiroh, N. F. (2024). Penerapan Manajemen Nutrisi terhadap Anak Gizi Buruk dengan Defisit Nutrisi di Instalasi Rawat Inap Mawar Kuning Atas RSUD Sidoarjo. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora, 5(1), 47–55.
Panjaitan, C., & Astutik, E. (2021). Penyuluhan Gizi Seimbang sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu untuk Mencegah Gizi Buruk Counseling of Balanced Nutrition as an Effort to Increase Mother ’ s Knowledge on Preventing Malnutrition. Media Gizi Kesmas, 10(2), 222–228.
Rahmatillah, D. K. (2018). Hubungan Pengetahuan Sikap dan Tindakan Terhadap Status Gizi. Pernikahan Dini Dalam Perspektif Hukum Islam.
Rockers, P. C., Fink, G., Zanolini, A., Banda, B., Biemba, G., Sullivan, C., Mutembo, S., et al. (2016). Impact of a community-based package of interventions on child development in Zambia: A cluster-randomised controlled trial. BMJ Global Health, 1(3), 1–10.
Sari, S. A., Widardo, W., & Cahyanto, E. B. (2019). Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Pola Makan Balita Di Desa Sambirejo Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi. PLACENTUM: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya, 7(1), 1.
WHO. (2025). Joint child malnutrition estimates. WHO. Retrieved from https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/joint-child-malnutrition-estimates-unicef-who-wb#:~:text=In 2024%2C 150.2 million children,for their height (overweight).
Zalfani, H. A., Khoirunnisa, R. T., Annisa, A. N., Indriawati, N., Salsabila, A. S., & Cintia, F. F. (2022). Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita melalui Penyuluhan Gizi &Kesehatan di Posyandu Delima Singopuran Kartasura untuk Pencegahan Gizi Kurang dan Stunting. Proceeding National Confrence on Heakth Science, 333–336.




